Monday, March 25, 2013

Bagaimana caranya spy bayi saya mau asi lagi!?

Q. Sejak umur 2.5 bulan bayi saya tidak mau asi lagi, saya udah coba berikan asi, tetap bayi saya tidak mau dan selalu menangis. Sekarang bayi saya lebih suka dgn minum susu. Kebetulan saya berikan susu Morinaga BMT. Sampai skr kondisi bayi saya sehat selalu. Dan sekarang asi saya sudah sedikit, bgm caranya spy bayi saya mau menyukai asi lagi krn bagaimanapun saya ingin berikan asi krn asi adalah yang terbaik

A. Mungkinkah ibu yg sudah berhenti menyusui kemudian menyusu kembali ?

Pertanyaan selanjutnya adalah apakah mungkin seorang ibu yg sudah tidak menyusui selama 2 bulan katakan dan ASInya betul2 kering, kemudian bisa menyusui kembali ? Saat ini di dunia laktasi, relaktasi sangat mungkin dilakukan oleh tiap ibu. Meski perlu diketahui bahwa selama masa âistirahatâ dari kegiatan menyusui, produksi ASI mungkin menjadi jauh berkurang atau bahkan terhenti. Nah pada saat sang ibu hendak menyusui kembali, seluruh organ produksi ASI butuh waktu untuk âmempersiapkan diriâ agar dapat bekerja kembali & siap memproduksi ASI.

Bahkan saat ini di belahan dunia sana, mulai banyak para ibu adopsi berhasil menyusui bayi adopsinya, meski sang ibu adopsi tsb tidak/belum pernah hamil. Tentu saja dg semangat yg kuat, support yg bagus & juga teknik tertentu.

Lamanya Relaktasi

Sehubungan dg masa âpersiapanâ organ ASI, ada beberapa hal yang perlu diingat, yaitu tiap wanita membutuhkan waktu yg berbeda untuk menghasilkan ASI. Mungkin ada beberapa ibu yg membutuhkan waktu beberapa hari saja untuk memproduksi ASI secara optimal. Tetapi bila sang ibu berhenti menyusui untuk waktu yg cukup lama, maka biasanya perlu waktu antara 1-2 minggu agar produksi ASI kembali spt semula. Selain itu, usia anak juga memperngaruhi. Misalkan, akan lebih mudah dan lebih cepat bagi tubuh untuk menghasilkan ASI kembali, bila si kecil masih berumur < 2 bulan dibandingkan bila si kecil sudah berumur > 6 bulan. Tapi bukannya mustahil ya[1].

Proses Relaktasi

Bagaimana sih caranya si ibu ini bisa menghasilkan ASI padahal ia sudah berhenti menyusui selama beberapa waktu ?

Memang ada teknik-teknik khusus untuk kembali membuat si organ produksi ASI bekerja kembali. Tapi intinya ada 2 hal, yaitu dilakukan stimulasi pada payudara & organ2 produksi ASI dg cara dipompa atau diperas. Kedua, mengajarkan kembali sang anak bagaimana cara menyusu di payudara sang ibu. Disini biasanya dibutuhkan alat bantu menyusui spt Lactation-aid.

Berikut adalah tips-tips utk menjalankan relaktasi:

1. Siapkan mental & cari dukungan sebanyak2nya. Relaktasi butuh waktu dan kesabran tinggi. Seringkali ibu merasa putus asa. Karenanya ia butuh dukungan & bantuan dari orang2 terdekatnya (suami, teman, keluarga).

2. Hubungi & konsultasi klinik laktasi. Anda butuh arahan & support dari ahli laktasi. Utk melakukan relaktasi butuh teknik2 khusus & treatment khusus dari ahli laktasi. Spt pemberian obat2an tertentu utk membantu hormon produksi ASI (oksitosin) bekerja baik.

3. Susuilah si kecil secara teratur dan sesering mungkin. Juga di sela2 masa menyusui, ibu disarankan utk melakukan pemijatan & pemerahan / pemompaan pada payudara untuk membantu menstimulasi produksi ASI.

4. Di awal2 menyusui, mungkin anda membutuhkan lactation aid, yaitu alat berupa kantung berisi ASI donasi atau susu formula yg digantungkan di leher dan disambungkan ke selang halus yg ditempel di putting payudara ibu. Sehingga ketika anak menyusu, ia melakukan 2 hal sekaligus : mendapatkan nutrisi dari ASI donasi / susu formula & hisapan bayi akan menstimulasi organ produksi ASI yg ada dibawah putting & areola.

5. Lakukan saat ibu & anak dalam keadaan relax. Jangan pernah memaksa anak utk menyusu. Jika ia menolak atau kelelahan dsb tentu akan mengganggu proses jalannya relaktasi. Tunda hingga kondisinya nyaman utk semua. Jika terus dipaksakan bisa2 anak jadi trauma dan ibu jadi frustasi.

6. Sering juga lakukan skin-to-skin contact dg merebahkan anak di dada sang ibu saat ia sedang tidak menyusu. Dan ini sgt dianjurkan pada bayi.

7. Tingkatkan konsumsi makanan yg sehat & bergizi, agar produksi ASI optimal.

Memang masalah relaktasi ini terdengar awam bagi kebanyakan org dan masyarakat kita. Tapi informasi yg perlu diketahui oleh para ortu adalah relaktasi itu dapat & sangat mungkin dilakukan.

Apakah cinta itu dari mata turun ke hati? Bukan dari buah dada?
Q. Apakah menyusui adalah suatu seni?

Orang tua modern jangan egois....
Kasih sayang dimulai dari dekapan ibu menyusui bayi.

Terima kasih untuk yang mau berbagi pendapat, berbagi hati, atau hanya komentar.

A. apakah menyusui adalah suatu seni?

saya dah jadi ibu, dan terus terang pertanyaan anda menggelitik saya.

jadi harus kilas balik ni...
apa ya yang aku rasakan dulu waktu aku menyusui anakku?

selama 16 bulan aku menyusui anakku (berhenti karena dia sendiri yg dah ga mau minum ASI), terus terang aku ga merasakan kegiatan menyusui adalah suatu seni.

sebaliknya...

menyusui adalah suatu kegiatan pemenuhan hasrat...

hasrat... bukan nafsu...

bukankah kita dilahirkan bersama dgn satu dorongan utk memenuhi kebutuhan dasar kita, dan dorongan itu bernama hasrat?

bukankah sudah kodratnya, seorang bayi lahir bersama hasrat utk menyusu utk bertahan hidup?

dan bila dia tidak menyusu, maka hidupnya akan terancam?

bukankah sudah kodratnya, tubuh wanita diciptakan utk memenuhi hasrat memberi susu?

dan bila dia tidak menyusui anaknya, maka tubuhnya akan menderita?

saya tau sakitnya badan karena ASI...
dan betapa leganya ketika ASI ku menemukan muaranya di mulut kecil bayiku...

setiap ibu pasti tau rasanya... pedihnya... nyerinya... sakitnya... kalo tidak memberikan ASI.
saking sakitnya sehingga kalo tidak bisa memberikan ASI (misal karena bayi meninggal, ibu sakit, dll), harus "dilipur" dgn obat penghilang rasa sakit.

alam punya caranya sendiri utk menciptakan ikatan antara ibu dan bayi.
bahwa dari pemenuhan hasrat itu akan melahirkan kasih sayang...
karena bayi akan mengenali detak jantung ibunya...
dan dekapan ibu akan melahirkan ikatan.

senikah menyusui itu?

saya rasa bukan.

seni tergantung dari obyektivitas penikmatnya.

menyusui adalah keajaiban alam, tak peduli siapa pelakunya...
menyusui adalah desain alam utk menjamin kesejahteraan generasi baru.

bayi saya umur 4 bulan,suda 1 bulan saya tidak memberikan asi lagi,karena asi saya sedikit sekali kurang untuk?
Q. bayi saya umur 4 bulan,sudah 1 bulan saya sudah tidak memberi asi,karena asi saya sedikit sekali untuk kebutuhan bayi saya,jadi saya memberi asi dan susu formula,tapi sekarang hanya susu formula saja,tapi sekarang berat badan sedikit sekali naik nya,malahan jadi sedikit kurus,saya ingin sekali memberi asi kembali bagaimana caranya,tapi bayi saya sudah tidak mau dikasih puting susu saya

A. si kecil saat ini mengalami bingung puting (nipple confusion). Hal ini terjadi ketika si kecil mulai kesulitan bergantian antara kebiasaan minum ASI dari botol dengan menyusui. Biasanya penyebabnya adalah karena saat meminum ASI dari botol, ASI akan keluar dengan lebih mudah dan lancar. Akibatnya si kecil jadi lebih suka meminum ASI dari botol daripada menyusui langsung dari Mama.
TAPI HAL INI BISA DILAKUKAN RELAKTASI

RELAKTASI
adalah praktik menyusui kembali bayi langsung ke payudara setelah dalam kurun waktu tertentu (beberapa hari, beberapa minggu, beberapa bulan) tidak menyusui atau menyusui secara parsial (mencampur pemberian ASI dengan susu formula atau makanan/minuman selain ASI) karena alasan tertentu, diantaranya, ibu harus dirawat karena sakit, ibu sibuk bekerja, ASI mengering, atau ibu mengalami sakit yang sementara waktu dilarang memberikan pada bayinya, kesulitan untuk menyusui karena mendapat tekanan dari lingkungan, minimnya pengetahuan orangtua tentang ASI, hingga berbagai mitos tidak benar seputar menyusui.

Beberapa alasan perlu dilakukannya relaktasi, antara lain sebagai bagian dari pengobatan rehidrasi pada bayi mencret dan kurang gizi setelah penyapihan. Selain itu, relaktasi juga biasanya dilakukan karena bayi tidak cocok dengan berbagai susu formula atau ibu berubah pikiran ingin menyusui, dari pemakaian susu formula.

Relaktasi hanya bisa dilakukan dengan satu cara, yaitu : membiarkan bayi Anda menyusu sesering mungkin pada payudara Anda. Frekuensi menyusui ini setidaknya adalah 10 kali dalam 24 jam, atau lebih jika memang bayi Anda menginginkannya.

Tahapan relaktasi:

Pastikan cukup makan dan minum. Mulai meningkatkan konsumsi protein dan cairan ke dalam menu makan sehari-hari untuk membantu mempercepat tubuh dalam memproduksi ASI

Berlatih memposisikan bayi pada payudara dengan pelekatan yang baik. Cobalah dengan berbagai cara untuk menemukan kembali posisi yang paling nyaman ketika mulai menyusui.

Hentikan total penggunaan dot dan botol, berikan susu atau makanan lain dengan menggunakan gelas atau sendok, agar bayi dapat lupa pada dotnya, dan mau mengisap payudara ibu. Sebaiknya Anda tidak memberikan empeng pada bayi Anda. Gantilah kebiasaan comfort sucking bayi Anda pada empeng dengan comfort sucking pada payudara Anda.

Banyak beristirahat. Mulailah mendelegasikan pekerjaan-pekerjaan rumah yang sekiranya bisa delegasikan, karena akan menghabiskan hampir seluruh waktu bersama bayi selama minggu-minggu pertama program relaktasi. Kurangi jadwal kegiatan diluar rumah, dalam minggu-minggu pertama masa relaktasi sedapat mungkin menghabiskan waktu 24 jam dalam sehari bersama bayi.

Cobalah untuk menyusui bayi Anda setiap 2 jam sekali. Atau biarkan bayi Anda menyusu kapan pun, setiap kali ia terlihat berminat.

Persering kontak kulit antara ibu dan bayi. Tidurlah bersamanya baik pada malam maupun siang hari, dekaplah dan gendonglah sesering mungkin. Guna dari kontak kulit ini agar hormon laktasi dirangsang oleh isapan mulut bayi. Bayi juga dapat mencium bau ibunya dan mengakrabkan diri dengan ibu. Cobalah untuk selalu bersama bayi Anda â terutama pada malam hari ketika hormon prolaktin (penghasil ASI) sedang banyak-banyaknya dihasilkan â sehingga dapat setiap saat menyusui bayi Anda.

Anda harus membiarkan bayi Anda mengisap payudara sekitar 30 menit setiap kali ia menyusu, jika dimungkinkan. Atau secara bertahap dapat ditingkatkan durasi menghisapnya tersebut, dimulai dari sekurangnya 15 menit pada saat menyusu.

Perbaiki posisi dan pelekatan saat menyusui bayi. Cari posisi yang tepat dan nyaman untuk ibu dan bayi. Jika bayi merasa tidak nyaman dengan posisinya (biasanya karena tidak terbiasa disusui), maka sediakan waktu untuk berdekatan lebih lama. Selalu berkomunikasilah dengan bayi, ajak bicara tentang proses relaktasi yang harus dilalui bersama.

Makanlah jenis makanan lainnya yang dipercaya dapat meningkatkan produksi ASI atau dibantu dengan Nursing Time Tea, teh yang dapat meningkatkan produksi ASI karena mengandung Fennel Seed, Blessed Thistle, dll (LEBIH JELASNYA ANDA BS LINK http://wishingbaby.com/relaktasi-kembali-menyusui-setelah-berhenti/)


BUNDA BISA MELAKUKAN RELAKTASI INI DENGAN BANTUAN BIDAN.

http://wishingbaby.com/relaktasi-kembali-menyusui-setelah-berhenti/




Powered by Yahoo! Answers

No comments:

Post a Comment

Post a Comment