Saturday, January 26, 2013

saya mau nanya ni, istri saya udah elat 4 minggu, hasil test pack (+) hasil usg kosong, apa kemunginannya?

Q.

A. Hasil menunjukkan (+) namun tak ada janin dalam pemeriksaan USG
Kemungkinan istri bapak mengalami penyakit Mola Hidatidosa
Kehamilan mola merupakan komplikasi dan penyulit kehamilan pada trimester satu. Hasil konsepsi pada kehamilan mola tidak berkembang menjadi embrio setelah pembuahan tetapi terjadi villi koriales disertai dengan degenerasi hidropik. Rahim menjadi lunak dan berkembang lebih cepat dari usia kehamilan yang normal, tidak dijumpai adanya janin, dan rongga rahim hanya terisi oleh jaringan seperti buah anggur. Kehamilan mola hidatidosa disebut juga dengan kehamilan anggur.
Pengertian Kehamilan Mola Hidatidosa
Kehamilan mola hidatidosa adalah suatu kondisi tidak normal dari plasenta akibat kesalahan pertemuan ovum dan sperma sewaktu fertilisasi (Sarwono Prawirohardjo, 2003).
Mola hidatidosa adalah penyakit neoplasma yang jinak berasal dari kelainan pertumbuhan trofoblas plasenta atau calon plasenta dan disertai dengan degenerasi kristik villi dan perubahan hidropik sehingga tampak membengkak, edomatous, dan vaksikuler (Benigna).Sering pula tidak ditemukan janin dalam Rahim.
Kejadian Kehamilan Mola Hidatidosa
Kehamilan mola hidatidosa ditemukan pada wanita dalam masa reproduksi dan multiparitas. Kejadian kehamilan mola hidatidosa di rumah sakit besar Indonesia berkisar 1 dari 80 kehamilan. Sedangkan di negara barat prevalensinya adalah 1 : 200 atau 2000 kehamilan.
Patofisiologi Kehamilan Mola Hidatidosa
Penyakit trofoblastik gestasional (GTD) terjadi ketika diferensiasi sel normal dalam blastokis berhenti dan sel trofoblastik berpoliferasi. Poliferasi trofoblas mengakibatkan peningkatan kadar hCG. Mola hidatidosa komplit terjadi ketika ovum tidak mengandung kromosom dan sperma mereplikasi kromosomnya sendiri ke dalam zigot abnormal. Gambaran mikroskopik kehamilan mola hidatidosa antara lain proliferasi trofoblas, degenerasi hidopik dari stroma villi, serta terlambatnya pembuluh darah dan stroma.
Klasifikasi Kehamilan Mola Hidatidosa
Kehamilan mola hidatidosa dibagi menjadi tiga, yaitu:
Mola hidatidosa lengkap;
Mola hidatidosa parsial, dan
Mola hidatidosa invasif.
Mola hidatidosa lengkap
Mola hidatidosa lengkap apabila vili hidropik, tidak ada janin dan membran, kromosom maternal haploid dan paternal 2 haploid.
Mola hidatidosa parsial
Mola hidatidosa parsial apabila janin tidak teridentifikasi, campuran villi hidropik dan normal, kromosom paternal diploid.
Mola hidatidosa invasif
Mola hidatidosa invasif apabila korioadenoma destruen, menginvasi miometrium, terdiagnosis 6 bulan pasca evakuasi mola.
Etiologi Kehamilan Mola Hidatidosa
Penyebab kehamilan mola hidatidosa antara lain faktor ovum, imunoselektif trofoblas, sosio ekonomi rendah, paritas tinggi, umur hamil ibu di atas 45 tahun, kekurangan protein, infeksi virus dan faktor kromosom.
Tanda dan Gejala Kehamilan Mola Hidatidosa
Kebanyakan wanita dengan kehamilan mola juga mengalami reaksi kehamilan seperti wanita hamil normal. Wanita dengan GTD mengalami perdarahan bercak coklat gelap pada akhir trimester pertama. Hipertensi dan hiperemesis akibat kehamilan sebelum umur kehamilan 20 minggu. Inspeksi pada muka dan badan tampak pucat kekuning-kuningan atau disebut muka mola (mola face). Pemeriksaan fisik ditemukan pembesaran uterus lebih besar dari usia kehamilan, tidak ditemukan ballotemen dan denyut jantung janin, keluar jaringan mola.
Kadar hCG tinggi dan tiroksin plasma juga mengalami peningkatan. Pemeriksaan USG terdapat gambaran vesikular (badai salju) dan tidak terlihat janin.
Diagnosa Banding Kehamilan Mola Hidatidosa
Diagnosa banding dari kehamilan mola hidatidosa antara lain: kehamilan ganda, hidramnion atau abortus.
Komplikasi Kehamilan Mola Hidatidosa
Komplikasi yang dapat timbul akibat kehamilan mola hidatidosa adalah:
Perdarahan hebat sampai syok;
Perdarahan berulang;
Anemia;
Infeksi sekunder;
Perforasi karena tindakan dan keganasan, dan
Keganasan apabila terjadi mola destruens/ koriokarsinoma
Penatalaksanaan Kehamilan Mola Hidatidosa
Prinsip penatalaksanaan kehamilan mola hidatidosa adalah evakuasi dan evaluasi.
Jika perdarahan banyak dan keluar jaringan mola, maka atasi syok dan perbaiki keadaan umum terlebih dahulu;
Kuretase dilakukansetelah diagnosis dapat ditegakkan secara pasti;
Pemeriksaan dan pemantauan kadar hCG pasca kuretase perlu dilakukan mengingat kemungkinan terjadi keganasan;
Penundaan kehamilan sampai 6 bulan setelah kadar ?-hCG normal, dan
Pemberian kemoterapi pada mola hidatidosa dengan resiko tinggi.

ada yang tau tentang kehamilan ectopic?
Q. ciri dan perasaan
dan apakah sakit sekali??
dan di karenakan apa??

A. Maaf mbak saya kurang tahu masalah kehamilan kaya gini ala nya guekan cowok,..tapi gue usahain carikan penjelasan untuk kehamilan ectopic ini semoga bermanfaatnya,..

1. Pengertian Kehamilan Ektopik

a. Kehamilan Ektopik adalah suatu kehamilan yang tumbuh di luar kavum endometrium (Esensial Obstetri dan Ginekologi, 2001 : 463).

b. Kehamilan Ektopik adalah kehamilan di tempat yang luar biasa (Obstetri Patologi, 1981 : 21).

c. Kehamilan Ektopik adalah kehamilan dimana sel telur yang dibuahi berimplantasi dan tumbuh di luar endometrium kavum uterus (Ilmu Bedah Kebidanan, 2000 : 198)

d. Kehamilan Ektopik adalah kehamilan yang terjadi bila sel telur dibuahi berimplamentasi dan tumbuh di luar endometrium kavum uteri (Ilmu Kebidanan, 2002 : 323).

e. Kehamilan Ektopik adalah kehamilan dengan hasil konsepsi berimplamentasi di luar endomerium rahim, istilah lain : ectopic pregnancy, ectopic gestation dan eccesyesis (Sinapsis Obstetri, 1998 : 226).

Kehamilan ektopik merupakan kehamilan yang berbahaya karena tempat implantasinya tidak memberikan kesempatan untuk tumbuh kembang mencapai ateri. Sifat kehamilan ektopik sangat berbahaya, sebagian besar kehamilan ektopik terjadi pada tuba, jarang terjadi pada ovarium atau rongga abdomen (perut).

Istilah kehamilan ektopik lebih tepat daripada istilah ekstrauterin yang sekarang masih juga banyak dipakai, oleh karena itu terdapat beberapa jenis kehamilan ektopik yang berimplantasi dalam uterus tetapi tidak pada tempat yang normal.

Menurut lokasi kehamilan ektopik dalat dibagi dalam beberapa golongan :

1. Tuba Fallopi

- Pars intertisialis

- Isthmus

- Infundibulum

- Fimbria

2. Uterus

- Kanalis serpikalis

- Divertikulum

- Konua

- Tanduk rudimentete

3. Ovarium

4. Intraligameter

5. Abdominai

- Primer

- Skunder

6. Kombinasi kehamilan dalam dan luar uterus

�

2. Penyebab Kehamilan Ektopik

Penyebab kehamilan ektopik ada yang diketahui dan ada pula yang tidak atau belum diketahui. Ada beberapa faktor penyebab kehamilan ektopik yaitu :

a. Faktor Uterus

1. Tumor rahim yang menekan tuba.

2. Uterus hipopiastis

b. Faktor Tuba

1. Penyempitan lumen tuba oleh karena infeksi endosalfing.

2. Tuba sempit, panjang da berlekuk-lekuk.

3. Gangguan fungsi rambut getar.

4. Operai dan sterilisasi tuba yang tidak sempurna.

5. Endometriosis tuba.

6. Striktur tuba.

7. Divertikel tuba dan kelainan kongenetal lainnya.

8. Perekatan peritubal dan lekukan tuba.

9. Tumor lain menekan tuba.

10. Lumer kembar dan sempit.

c. Faktor Ovum

1. Migrasi eksterna dan ovum.

2. Perlekatan membrana granulosa.

3. rapit cell devision.

4. Migrasi internal ovum.

3. Patofiologi

Ovum yang dibuahi terjadi di tuba pada dasarnya sama dengan halnya di kavu uteri. Telur di tuba bernidasi secara kolumner atau interkolumner dan berimplantasi pada ujung atau sisi jonjot vaskularisasi dan biasanya telur mati secara dini dan kemudian diresorbsi. Pada nidasi secara interkolumner telur bernidasi antara 2 jonjot eldosalping. Setelah tempat nidasi tertutup, maka telur dipisahkan dari lumen tuba oleh lapisan jaringan yang menyerupai desidua dan dinamakan pseudokapsularis, karena pembentukan desidua di tuba tidak sempurna malahan kadang-kadang tidak tampak, dengan mudah villi korialis menembus endosalping dan masuk ke dalam lapisan-lapisan otot tuba dengan merusak jaringan dan pembuluh darah. Perkembangan janinnya tergantung pada beberapa faktor seperti tempat implantasim, tebalnya dinding tuba dan banyaknya perdarahan yang terjadi oleh invasi trofoblas.

�



4. Gelaja Klinik Kehamilan Ektopik

Gambaran klinik kehamilan ektopik bervariasi dari bentuk obartus tuba atau terjadi ruptura tuba, mungkin dijumpai rasa nyeri dan kegala hamil muda. Pada pemeriksaan dalam terdapat pembesaran uterus yang tidak sesuai dengan tua kehamilan dan belum dapat diraba kehamilan pada tuba, karena tuba dalam keadaan lembek. Bil terjadi gangguan kehamilan tuba, gejalanya tergantung pada tua kehamilan tuba, lamanya ke dalam rongga abdomen, jumlah darah yang terdapat dalam rongga abdomen. Dengan demikian pada kehamilan ektopik yang muda dan tidak terganggu terdapat gejala-gejala seperti pada kehamilan normal yakni amenorea, enek sampai muntah dan sebagainya. Amenorea diikuti oleh perdarahan merupakan gejala yang sering dijumpai pada kehamilan ektopik. Biasanya perdarahan tidak banyak tetapi dapat berlansung cukup lama dan darah berwarna hitam.

5. Diagnosis

Gejala-gejala kehamilan ektopik beraneka ragam, sehingga pembuatan diagnosis kadang-kadang menimbulkan kesulitan, yang penting dalam pembuatan diagnosis kehamilan ektopik ialah supaya pada pemeriksaan penderita selalu w

apakah USG bisa mengecek&bs mengetahui kl bayi punya kecacatan tubuh?
Q. bisa ga USG mengetahui kl bayi ternyata mempunyai cacat tubuh misalnya kaki sebelah lbh panjang ato lainnya?
kalo bs kenapa msh ada bayi yg terlahir dgn jantung bocor?
berarti apa donk fungsi USG?

A. Fungsi USG dalam kehamilan adalah sebagai berikut:

1. Mengetahui usia kehamilan
2. Kehamilan tunggal atau kembar
3. Mengetahui kelainan bawaan janin
4. Mengetahui gangguan pertumbuhan janin
5. Mendeteksi adanya kemungkinan terjadi preeklamsi pada usia kehamilan lebih lanjut
6. Mendeteksi adanya kemungkinan terjadi pertumbuhan janin yang terhambat ( PJT ) pada usia kehamilan lebih lanjut
7. Mendeteksi kemungkinan lahir prematur
8. Mendeteksi adanya kelainan pada organ reproduksi ibu pada saat kehamilan misalnya adanya kista ovarium dan myoma

Pemeriksaan dengan USG sekurang-kurangnya dilakukan 3 kali, pada saat:

1. Usia kehamilan 6â 14 minggu
Pemeriksaan USG perlu dilakukan pada usia kehamilan inin karena pada saat itu dapat diketahui usia kehamilan dan pengukuran ketebalan dinding belakang leher janin yang dalam istilah medis disebut Nuchal Translucency (NT).

Kehamilan 6 â 12 minggu
Untuk mengetahui usia kehamilan, dokter akan mengukur panjang janin mulai dari puncak kepala janin sampai ujung tulang belakang (tulang ekor). Ketepatan usia kehamilan yang diukur pada usia 6-12 minggu, tingkat kesalahannya hanya + 5 hari. Sebaliknya apabila pengukuran dilakukan pada usia kehamilan diatas 30 minggu tingkat kesalahan kurang lebih 3 minggu.

Kehamilan 11 â 14 minggu
Penebalan dinding belakang leher janin (NT) diukur pada usia kehamilan 11 sampai 14 minggu, pengukuran ini berguna untuk meramalkan apakah bayi menderita kelainan bawaan (cacat bawaan). Ketebalan dinding leher janin yang normal harus dibawah 3 mm. Apabila dinding leher janin tebalnya lebih dari 3 mm terutama pada ibu dengan usia lebih dari 35 tahun, kemungkinan terjadi kelainan bawaan pada janin 75 %. Kelainan bawaan janin yang bisa dideteksi dengan pengukuran ini antara lain :
- kelainan kromosom trisomy 21 atau biasanya disebut Down syndrom/mongolism ( keterbelakangan mental ) insiden 1 : 800
- kelainan kromosom trisomy 18 atau biasanya disebut Edward syndrom (janin dgn usus diluar) insiden 1 : 8000

2.Usia kehamilan 18-24 minggu
Untuk menemukan kelainan pada setiap organ janin dan melakukan pemeriksaan aliran darah pada pembuluh darah yang menuju rahim.

Kehamilan 18 â 22 minggu
Jika ibu hamil diduga mempunyai kemungkinan mengalami kecacatan pada janin dan ibu memutuskan untuk meneruskan kehamilannya, maka dokter akan melakukan pemeriksaan Detail Scan, yaitu pemeriksaan ini bertujuan untuk menemukan kelainan pada organ janin , sehingga saat pada bayi lahir dokter sudah mengetahui penyakitnya dan penangan yang lebih cepat dan tepat dapat segera diberikan.

Kelainan bawaan janin yang dapat dideteksi pada usia kehamilan ini antara lain :
-hydrochepalus (kepala janin membesar karena berisi cairan)
-kista arachnoid (kista pada kepala)
-spina bifida (tulang belakang membelah)
-Ventricular septal defect ( jantung bocor)

Kehamilan 21-24 minggu

Pengukuran aliran pembuluh darah rahim (dopler). Pengukuran aliran darah ini bertujuan untuk mendeteksi kemungkinan akan terjadi Hipertensi dalam kehamilan (Pre Eklamsi) dan kemungkinan akan terjadi Pertumbuhan Janin Terhambat ( PJT ) pada usia kehamilan yang lebih lanjut.

Dokter mempunyai batasan pengukuran pada pembuluh darah yang menuju rahim, pada pengukuran dengan Resistensi Indeks > 0,58. Nilai kebenaran ( Positive predictive Value : 53 % ) artinya dari 100 ibu hamil yang diperiksa dengan nilai RI > 0,58 , 53 orang diantaranya mengalami hypertensi atau pertumbuhan janin terhambat pada usia kehamilan lebih lanjut

Apabila terdeteksi adanya kemungkinan terjadinya preeklamsi maka dokter akan memberikan obat âobatan yang diharapkan dapat mencegah terjadi preeklamsi atau pertumbuhan janin terhambat.

3. Usia kehamilan 32-34 minggu
Pada usia kehamilan ini perlu dilakukan USG lagi untuk mengetahui gangguan pertumbuhan janin atau biasanya disebut pertumbuhan janin terhambat (âlihat artikel pertumbuhan janin terhambatâ).

Sebagai tambahan, pada usia kehamilan 24-28 minggu, sebaiknya dilakukan pengukuran panjang leher rahim. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memperkirakan apakah akan terjadi persalinan prematur. Apabila panjang leher rahim kurang dari 3 cm, maka kemungkinan terjadinya persalinan prematur 65 %, sedangkan jika panjang leher rahim kurang atau sama dengan 2 cm hampir seluruhnya akan terjadi persalinan prematur.




Powered by Yahoo! Answers

Friday, January 25, 2013

anak saya 10 bulan, sedang batu dan pilek sudah ke dokter tapi sudah 5 hari ngak sembuh juga, gimananya?

Q.

A. bawa aja ke dokter anak

apa cita2mu?klo ada berapa persen keinginanmu untuk mewujudkanya?
Q. klo gw cita2 nya jadi komikus!(jangan kira gambarku jelek yah,gambar gw bagus sampai dipuja2 temen!)tekadnya...99.8%!!!(tekad amat gw...busyettt...)

klo elu?
eh,salah!
9999999999999999999999999.9999999999999
%!!!!!!!!!!!

inspirasi:
Tite Kubo(yang bikin Bleach)ama Masashi Kishimoto(yang bikin Naruto.wkwkwkw!!!
@®iEn_chan â¥577-0275â¥
cita2ku kerend emang!ehehe....

A. dokter anak

100%

HARUS BISA!!!!!!!! hehe

weww kakak

pengen jadi komikus..........ahaha kerennn............

jadi pengen baca komik kk dehh ^^

Untuk para ibu,masuk!?
Q. Saya punya anak umur 22 bulan,beberapa hari ini tidak mau makan,kalaupun makan cuma sesuap habis itu tidak mau,dia tidak suka susu apapun,dari kecil asi trus.saya berpikir apakah anak saya cacingan?kalau saya beri obt kombatrin apakah boleh?tolong pengalamanya.

A. sebaiknya ke dokter anak ibu
jangan sembarang kasih obat...apalagi bayi
klu emang kurang napsu makan...ada kok obatnya...jelasin aja ke dokter




Powered by Yahoo! Answers

Apakah anak yang menderita asma bisa disembuhkan total?

Q. apakah ada obatnya atau apa yang harus dilakukan spy bisa sembuh? Trmksh

A. Menurut beberapa buku kesehatan anak, asma pada anak biasanya menghilang atau berkurang ketika dia nanti dewasa.

adakah makanan yang membuat anak cepat gemuk tapi pintar dan aktif?tolong aku ya...?
Q.

A. Kesehatan anak tidak ditentukan oleh gemuk atau kurusnya tubuh di anak. Tidak banyak dari orangtua mengetahui bahwa kegemukan pada anak beresiko menimbulkan berbagai penyakit dan hal negatif. Kondisi kurus atau gemuknya tubuh anak dipengaruhi juga oleh faktor keturunan / genetik.

Agar anak menjadi sehat dengan tubuh padat berisi dan tetap aktif :
1. Atur pola makan anak.(tp jng memaksa anak)
2. Minum susu (tapi tidak berlebihan)
3. Biasakan anak makan makanan sehat & bernutrisi cukup.
4. Biasakan makan sayur sayuran, buah buahan, tahu dan tempe.
5. Boleh mengkonsumsi daging & ikan asal tidak berlebihan.
6. Dapat diberikan minyak ikan ( 1 sendok teh/ 1 kapsul sehari)

Kalau anak ingin gemuk sebetulnya mudah sekali :
1.Beri menu makanan yg tidak seimbang. Makanan relatif tinggi kalori, tetapi miskin serat dalam jumlah berlebih.
2. Pola makan tinggi lemak sedikit serat. Spt makanan siap saji, instan, mie instan dsb. Tren ini memicu kenaikan berat badan anak.
3. Kebiasaan buruk keluarga. Jika anak tumbuh di keluarga yg tidak memperkenalkan pada anak variasi makanan yang beragam, maka anak hanya akan mengenal makanan yang itu-itu saja. Makan sambil nonoton TV juga cenderung meningkatkan berat badan anak.
4. banyak makan camilan.

Kalau anak ingin pintar tidak hanya bergantung pada asupan makanan saja tapi budayakan juga kebiasaan membaca di dalam keluarga. Ajak anak untuk bersama sama membaca. Jangan batasi jenis/bahan bacaan untuk anak, selama bacaan itu positif, bermanfaat dan baik untuk anak. Beri penjelasan apabila ada hal hal baru yg didapat anak atau tidak dimengerti anak. Sesibuk apapun kita sebagai ortu, dampingi anak ketika belajar atau nonton TV.

Klau anak masih balita perkenalkan juga buku buku atau gambar2 menarik pd balita. Perkenalkan benda benda yg ada disekeliling kita dgn penjelasan yg mudah dimengerti anak & luangkan waktu untuk bermain bersama anak.

masuk dong, tentang universitas nih?
Q. tanya dong universitas apa aja yang memiliki jurusan: kedokteran (spesialis anak), management bisnis, dan psikologi? dan ketiganya berada di bawah fakultas apa? mohon bantuannya. terimakasih.

A. Program Spesialis Kesehatan Anak
Fakultas Kedokteran
Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta

Magister Management (Bisnis)
Fakultas Ekonomika dan Bisnis
Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta

Magaister Ilmu Psikologi
Fakultas Psikologi
Universitas Gadjah Mada
Yogyakarta

semoga bisa membantu.




Powered by Yahoo! Answers

Kucing gue kenapa, gan? Dari tadi pagi, ampe ni hari. Lemes banget. Padahal kemaren biasa aja?

Q.

A. Kurang vitamin.

ada yang tau lagu persahabatan yang bagus ? lagu bahasa inggris tapi :))?
Q. tugas sekolah ni -_-

A. Vitamin c - graduation

emang ada manfaatnya cabe bagi kesehatan ?
Q.

A. vitamin C tinggi.




Powered by Yahoo! Answers

Thursday, January 24, 2013

boleh nggak susu yang mengandung unsur FOS dan GOS untuk umur 1-3 thn dikonsumsi bayi umur 4 thn?

Q.

A. SETIAPorangtua menginginkan yang terbaik bagi buah hatinya. Termasuk
kesehatan prima di masa tumbuh kembang.

Setiap gangguan kesehatan pada pencernaan dapat membuat anak rentan
infeksi dan peradangan yang bisa berakibat serius. Apa yang dapat
dilakukan orangtua agar anak memiliki saluran pencernaan sehat untuk
tumbuh kembang optimal?

Dokter anak dari Divisi Gastroenterologi, Departemen Ilmu Kesehatan
Anak, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia/ RSUPN Cipto
Mangunkusumo dr Badriul Hegar SpA(K) mengatakan,salah satu zat gizi yang
diperlukan anak agar memiliki saluran cerna yang baik ialah prebiotik.

Prebiotik adalah makanan yang tidak atau sedikit dicerna, kemudian bila
dimakan harus memperbaiki kesehatan kita dengan efek menstimulasi
pertumbuhan dan aktivitas bakteri baik di dalam usus.Seperti di jelaskan
spesialis anak yang biasa disapa dr Hegar, pada Peluncuran produk SGM
terbaru dengan kandungan FOS dan GOS di Jakarta, baru-baru ini.

Dokter Hegar memaparkan, jika zat gizi tersebut hanya berupa karbohidrat
yang tidak dicerna, tapi tidak menstimulasi pertumbuhan bakteri
baik,maka tidak bisa disebut prebiotik. Jika bakteri atau mikroflora
yang jahat berada di dalam saluran pencernaan sehingga dapat mengganggu
dengan memengaruhi suasana asam di dalam saluran cerna. Selain itu,
bakteri atau mikroflora yang jahat juga dapat memengaruhi keberadaan
bakteri baik di dalam usus atau mendominasi keberadaannya di dalam usus.

"Ini semua dianggap bisa memengaruhi mikroflora di dalam usus yang
mengganggu saluran cerna," tegasnya. Oleh karena itu, prebiotik
dibutuhkan saluran cerna sejak awal kehidupan, yaitu ketika bayi baru
lahir. Umumnya saat bayi lahir, keadaan usus steril. Namun, setelah
beberapa saat akan terlihat perubahan. Kondisi usus bayi menyerupai usus
orang dewasa yang dipenuhi berbagai macam bakteri patogen yang merugikan
kesehatan.

"Bagi bayi, sumber karbohidrat yang memiliki fungsi prebiotik terbaik
adalah air susu ibu (ASI). Di dalam ASI terkandung oligosakarida yang
dapat membuat komposisi mikroflora atau bakteri di dalam saluran cerna
didominasi bakteri baik seperti bifidobacteria dan lactobacillus," kata
dr Hegar.

Di dalam saluran cerna, oligosakarida dari ASI akan difermentasi oleh
bakteri untuk menghasilkan energi dan meningkatkan penyerapan air di
usus besar. Selain itu, hasil fermentasi tersebut juga menghasilkan
berbagai asam lemak tertentu sehingga dapat menghambat pertumbuhan
bakteri patogen yang merugikan.

Namun, tidak semua bayi beruntung dapat memperoleh ASI.Beberapa kasus
yang tidak memungkinkan ibu memberi ASI seperti ibu yang sakit dan harus
mengonsumsi obat-obatan tertentu. Salah satu alternatif adalah melalui
pemberian susu formula yang telah dilengkapi dengan kandungan
Fruktooligosakarida (FOS) dan Galakto- oligosakarida (GOS). FOS dan GOS
disebut juga prebiotik yang secara selektif merangsang pertumbuhan
bakteri baik di dalam saluran cerna.

Menurut ahli pangan dan gizi Institut Pertanian Bogor Prof Dr Ir Deddy
Muchtadi MS, yang dimaksud dengan FOS dan GOS adalah karbohidrat
kompleks atau molekul gula rantai pendek tidak dapat dicerna seluruhnya
oleh sistem pencernaan manusia. Bagian yang tidak dicerna ini melewati
intestine dan menjalani proses fermentasi dalam usus besar.

"Bagian inilah yang berfungsi sebagai makanan dan sumber energi bagi
bifidobacteria dan lactobalcillus sebagai bakteri baik untuk berkembang
biak, yang bermanfaat bagi kesehatan saluran cerna. FOS dan GOS juga
berfungsi menghambat pertumbuhan bakteri patogen atau bakteri jahat yang
merugikan,"papar Prof Deddy.

Asam Lemak untuk Perkembangan Otak

TAK hanya kesehatan pencernaan, perkembangan kecerdasan anak juga tak
kalah penting. Keduanya memegang fungsi vital bagi proses tumbuh kembang
bayi yang optimal. Tahun pertama kehidupan adalah masa yang paling
menentukan bagi kecerdasan seseorang.

Pada periode ini otak dan sistem saraf tumbuh paling cepat dan ukuran
otak telah berkembang menjadi tiga kali lipat pada saat bayi genap
berusia satu tahun. Khusus untuk menunjang perkembangan sistem saraf
pada otak, bayi dan anak-anak membutuhkan zat gizi DHA dan LA. DHA
(docosahexaenoic acid) dan LA (linoleic acid) merupakan prekusor dari AA
(arahidonic acid).

Keduanya dibutuhkan sebagai jenis lemak asam lemak tak jenuh ganda
rantai panjang yang berfungsi sebagai komponen utama pembentukan membran
sel otak. Ahli ilmu pangan dan gizi Institut Pertanian Bogor Prof Dr Ir
Deddy Muchtadi MS menjelaskan, pertambahan sel neuron pada otak
terbentuk sejak manusia masih berada dalam kandungan hingga usia tiga
tahun. Sel neuron dalam otak berfungsi untuk menyimpan memori.

"Kalau bayi kekurangan zat gizi DHA dan AA, maka sel neuron yang
terbentuk juga sedikit sehingga kemampuan menyimpan data juga terbatas,"
kata Prof Deddy. Komponen utama dari membran sel neuron adalah lemak.
Itulah sebabnya bayi perlu diberi asupan lemak dalam jumlah memadai agar
perkembangan otaknya maksimal.

Namun, tidak semua jenis lemak memiliki manfaat ini. Yang terbaik adalah
asam lemak tak jenuh rantai panjang bentuk DHA. "DHA dan LA yang dipakai
sebagai bahan untuk proses elongasi AA di otak dapat meningkatkan jumlah
sel neuron sehingga meningkatkan kemampuan belajar. Anak juga akan lebih
banyak menyimpan apa yang diajarkan kepada mereka," katanya. Tentunya,
ASI tetaplah sumber DHA terbaik.

Namun, jika bayi tidak dapat memperoleh ASI karena keadaan tertentu,
maka bayi membutuhkan tambahan asupan DHA dari sumber lainnya. Yang
dapat dipenuhi dengan pemberian susu formula yang mengandung DHA.
"Sebaiknya pemenuhan DHA harus dilakukan sejak ibu hamil. Susu untuk ibu
khusus sebaiknya mengandung DHA juga.

Dari makanan sehari-hari, DHA bisa diperoleh dari ikan laut yang tidak
melalui proses digoreng karena akan menghancurkan kandungan DHA. Adapun,
untuk AA bisa diperoleh dari LA yang sebagian besar ada pada
kacang-kacangan," papar Prof Deddy. Bagi ibu hamil, asupan makanan yang
bergizi memang amat diperlukan.

Selain untuk memasok kebutuhan sang ibu, kandungan makanan sehat dan
bergizi amat dibutuhkan bagi janin yang sedang bertumbuh di dalam rahim.
Begitu juga saat menyusui, kandungan gizi yang seimbang juga akan
dibutuhkan untuk memasok gizi pada si buah hati melalui ASI yang
diberikan

Membantu Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

PARA orangtua perlu memastikan kecukupan asupan nutrisi terbaik untuk
memperkuat sistem ketahanan tubuh anak. Pola diet masa awal kehidupan,
tak hanya berfungsi sebagai penunjang perkembangan bayi.

Manfaatnya bisa diperoleh hingga masa dewasa nanti sebagai fondasi bagi
kondisi kesehatan. Menurut konsultan gastroenterologi anak dr Badriul
Hegar SpA(K), saluran cerna merupakan organ tubuh penting dalam sistem
pertahanan tubuh. Sekitar 20%-40% jaringan pada saluran cerna terutama
usus adalah jaringan limfoid, yaitu jaringan yang berperan pada sistem
imunitas tubuh. Kemudian 80% sel yang ada di usus halus menghasilkan
antibodi.

"Jaringan limfoid yang terbesar dalam tubuh manusia ialah jaringan yang
ada dalam usus.Karena itu wajar kalau saluran cerna sangat berperan
selain pada sistem pertahanan saluran cerna, juga pada sistem pertahanan
tubuh secara keseluruhan," kata dr Hegar. Jika fungsi pencernaan
terganggu, maka kemampuan untuk menyerap nutrisi menurun dan daya tahan
tubuh pun merosot. Selain itu, timbul rasa kembung pada perut karena
bakteri jahat meningkatkan produksi gas dalam saluran cerna.

Ditambah masalahmasalah lainnya seperti diare, gastritis, dan
konstipasi. "Terganggunya pencernaan juga membuat bayi rentan mengalami
infeksi dan peradangan yang berakibat serius," tandas dr Hegar. Dalam
sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr Guenther Boehm dan tim Numico
Research Germany, Friedrichsdorf, Jerman menemukan prebiotik
oligosakarida dapat bermanfaat bagi perkembangan sistem imun bayi dengan
merangsang pertumbuhan bakteri baik dalam perut.

Dari uji sampel feses, 98 bayi yang diberi susu formula dengan kandungan
prebiotik sampai usia 6 bulan,tampak bahwa jumlah bakteri baik, terutama
bifidobakteria pada feses bayi, lebih tinggi dibandingkan kelompok bayi
yang diberi susu formula biasa. Studi ini dimuat dalam jurnal Archives
of Diseas in childhood,Juli 2006.

Terbukti, pemberian susu formula yang dilengkapi FOS dan GOS dapat
membuat si kecil lebih terlindung dari masalah-masalah yang bisa
mengganggu proses pertumbuhannya. Selain itu, studi tersebut juga
menemukan bahwa bayi yang berisiko tinggi mengalami alergi karena
riwayat keluarga dapat lebih terlindung dari eksim maupun dermatitis
jika diberi susu formula dengan kandungan prebiotik oligosakarida.

Penurunan risiko alergi kulit ini karena sistem kekebalan tubuh
meningkat berkat prebiotik. Sejalan dengan misi membangun kesehatan dan
kecerdasan anak Indonesia, PT Sari Husada memperkenalkan kemasan dan
kandungan baru dari produk susu SGM yang diperkaya dengan FOS dan GOS.

"Dalam memenuhi kebutuhan para konsumen dan meningkatkan rasa memiliki,
SGM kini tampil dengan warnawarna yang menarik dan tampak lebih
modern,segar dan profesional.Kemudian, tambahan kandungan seperti DHA,
LA, serta FOS dan GOS dalam formula SGM baru bertujuan memenuhi
kebutuhan nutrisi untuk perkembangan kecerdasan dan kesehatan pencernaan
bayi dan anak," kata Jenny.

Melalui penelitian dan pengolahan dengan teknologi modern, kini selain
kandungan FOS dan GOS, SGM juga berhasil mengembangkan kandungan DHA dan
LA yang secara alami terdapat dalam ASI. Tujuannya, untuk melengkapi
formulanya yang ditujukan untuk perkembangan sehat dan cerdas anak-anak
Indonesia.

"Kami berusaha semaksimal mungkin memudahkan seluruh lapisan masyarakat
memenuhi kebutuhan nutrisi lengkap untuk perkembangan sehat dan cerdas
putra-

help me please.... T_T?
Q. ada yang tau tidak... mengenai penyakit pnuemonia pada balita... dari gejala dan sejenis penyakitnya
kalau bisa saya minta linknya atau berbentuk file pdf,word, dll...
intnya ada refrensi tambahannyaa...
mksh sebelumnya :D

A. Pneumonia merupakan penyebab kematian terbesar balita dan menjadi masalah kesehatan di negara berkembang , termasuk Indonesia. Vaksinasi merupakan upaya terpenting untuk menurunkan mortalitas dan morbiditas akibat penyakit ini .
Perkembangan kesehatan respirasi anak di negeri ini tak luput dari perhatian Prof.Dr. Mardjanis Said SpA(K). Lebih dari 30 tahun, ia menekuni bidang kesehatan anak khususnya respirologi. Selama itu pula penyakit infeksi pernapasan terutama pneumonia menjadi masalah kesehatan anak dan penyebab kematian balita terbesar di Indonesia.
Pneumonia merupakan 'predator ' balita nomor satu di negara berkembang. Badan Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2005 memperkirakan kematian balita akibat pneumonia diseluruh dunia sekitar 19 persen atau berkisar 1,6 â 2,2 juta. Dimana sekitar 70 persennya terjadi di negara-negara berkembang, terutama Afrika dan Asia Tenggara. Persentase ini terbesar bahkan bila dibandingkan dengan diare (17 persen) dan malaria (8 persen).

Di Indonesia, prevalensi pneumonia pada balita cenderung meningkat. Berdasarkan Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 2001 kematian balita akibat pneumonia meningkat, berkisar 18,5 -38,8 persen. "Hal ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga menjadi persoalan negera berkembang yang kondisi lingkungannya buruk dan malnutrisi" kata Prof. dr. Mardjanis Said SpA,, pada pidato pengukuhannya sebagai Guru Besar Tetap dalam Ilmu Kesehatan Anak pada Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, di Aula FKUI, 29 April lalu.Pada bayi usia kurang dari dua bulan, terutama pada masa neonatus, pneumonia sukar dibedakan dengan sepsis dan meningitis. Sebab etiologi bakterilogiknya berbeda dengan pneumonia anak usia di atas dua bulan. Di negara maju penyebab terbanyak adalah Sterptococcus grup B sedangkan di negara berkembang dilaporkan sering disebabkan oleh bakteri gram negatif seperti Enterobacter sp, Klebsilla sp, dan Coli sp.
Gambaran klinis, diagnosis dan prognosis pneumonia pada bayi dan balita dipengaruhi oleh berbagai faktor. Antara lain faktor imaturitas anatomis dan imunologis, gejala klinis yang kadang-kadang tidak khas terutama pada bayi, keterbatasan penggunaan prosedur diagnosis invasif, etiologi non infeksi yang relatif lebih sering dan faktor patogenesis. Gambaran klinis pneumonia diklasifikasikan menjadi dua kelompok. Pertama, gejala infeksi umum seperti demam , sakit kepala, gelisah, malaise, nafsu makan berkurang, gejala gastrointestinal seperti mual, muntah atau diare. Kedua, gejala gangguan respiratorik seperti batuk, sesak napas, retraksi dada, takipnu, napas cuping hidung, air hunger dan sianosis.

Pemberian antibiotik merupakan salah satu kunci terapi pneumonia. Pasien pneumonia rawat jalan, diberi antibiotik seperti kortrimoksazol atau amoksisilin yang diberikan secara oral. Sebagai perbandingan, sebuah penelitian multisenter di Pakistan yang membuktikan bahwa pada pneumonia rawat jalan, amoksisilin (25 mg/kg/BB) dan kotrimoksazol (4 mg/kg BB TMP- 20 mg/kg BB sulfametaksazol) 2 kali sehari adalah sama-sama efektif.
Sementara pada pneumonia rawat inap diberikan antibiotik beta-laktam intravena atau kombinasi antibiotik beta-laktam dan kloramfenikol intravena . Di Departemen IKA FKUI/RSCM pneumonia berat yang diberikan kombinasi amoksisilin dan kloramfenikol intravena, sejauh ini efektifitasnya cukup memuaskan. Sebagai referensi, suatu penelitian terapi antibiotik pada anak usia 2- 24 bulan dengan pneumonia berat antara penisilin G intravena (25 000 U/kg BB setiap empat jam plus kloramfenikol (15 mg/kg BB setiap 6 jam) dibandingkan dengan seftriakson intravena (50 mg/kg BB setiap 6 jam) yang diberikan selama 10 hari, efektifitasnya ternyata sama. Walaupun prevalensi pneumokokus resistensi penisilin makin berkembang namun studi bakteriologi klugman masih memberi harapan. Dilaporkan bahwa antibiotik beta-laktam dosis tinggi masih mampu mengatasi aktivitas bakteri gram positif resisten-penisilin. Oleh karena itu antibiotik beta-laktam masih merupakan antibiotik pilihan untuk pengobatan pneumonia
Cegah dengan Imunisasi
Ruang Yahoo answer tidak cukup, tidak bisa dilanjutkan. Baca dari sumber tsb di bawah ini

adakah yang tau tentang imunisasi pneumokokus(IPD) pada bayi?tolong infomasinya ya.trima kasih.?
Q.

A. IPD (Invasive Pneumoccocal Disease), merupakan sekelompok penyakit ganas yang disebabkan kuman Streptococcus pneumoniae (pneumokokus). âDari 90 tipe kuman pneumokokus, ada 10 tipe yang ganas dan menyerang anak-anak,â kata Dr. Alan Roland Tumbelaka, Kepala Divisi Infeksi dan Penyakit Tropis, Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM dalam acara media edukasi bertema Cegah Penyakit Pneumokokus, Pembunuh Utama Bayi dan Balita yang diadakan bulan Februari 2007 lalu.

Penyakit apa saja yang disebabkannya?

Kuman pneumokokus menyerang organ-organ vital di dalam tubuh, seperti:

*

Dalam otak, sehingga menyebabkan radang selaput otak (meningitis).
*

Paru-paru, sehingga menyebabkan radang paru (pneumonia).
*

Aliran darah, sehingga menyebabkan infeksi darah (sepsis) dan kegagalan seluruh organ tubuh.
*

Telinga bagian tengah sehingga menyebabkan radang telinga bagian tengah (otitis media akut).

Apa Bedanya Dengan HiB?

Mengingat HiB juga menyebabkan meningitis dan pneumonia, lalu apa beda IPD dan HiB? âYang beda adalah kumannya,â kata Dr. Alan. âHib disebabkan oleh kuman Haemophilus Influensa B - yang mana tidak ada hubungannya sama sekali dengan flu - sementara IPD disebabkan oleh kuman pneumokokus. Jadi meski si kecil Anda sudah mendapatkan imunisasi Hib, risiko terkena meningitis dan radang paru masih bisa terjadi bila ia belum mendapatkan vaksin IPD. Meningitis yang disebabkan pneumokokus, lebih âjahatâ daripada yang disebabkan oleh Hib.â

Apa Gejalanya?

*

Meningitis pada bayi, gejalanya: Demam, rewel/gelisah, susah makan, terus-menerus menangis, lemah, intensitas interaksi berkurang. Pada balita, gejalanya: Demam, kejang tengkuk, sakit kepala, mual, bingung/disorientasi.

*

Pneumonia, tidak terlihat tandanya pada bayi. Pada balita, mungkin tidak tampak gejala gangguan pada pernapasan. Dalam banyak kasus, hanya muncul dalam bentuk demam atau napas yang cepat. Gejala dapat termasuk batuk, lelah/tidak enak badan, demam, sakit di dada, menggigil, sesak napas, sakit di perut dengan atau tanpa muntah.

*

Sepsis, bisa diketahui jika kulit anak Anda terasa dingin, lembap, nadi berdetak lemah, kecepatan denyut jantung tidak normal, pernapasan sangat cepat, hipotensi, oliguria, perubahan status mental.

*

Bacteremia, gejalanya sangat bervariasi, termasuk: Menggigil, panas, rewel, kemerahan pada kulit dan bintik merah, kulit terasa panas atau seperti terbakar.

Bagaimana cara kuman ini menyebar?

Kuman ini dapat berpindah secara mudah melalui udara dan percikan ludah, terutama di kondisi keramaian seperti hunian yang padat dan tempat penitipan anak (TPA) atau playgroup. Saat pergantian cuaca dan musim hujan kuman ini juga menyebar dengan cepat. Kuman yang sudah masuk ke dalam darah akan membuat kondisi semakin berbahaya.

Apakah imunisasi IPD aman bagi bayi dan anak-anak?

Vaksin anti kuman Streptococcus pneumoniae disebut Pneumococcal 7 valent conjugated vaccine (PCV7), yang memberikan solusi dalam pencegahan penyakit akibat kuman pneumokokus. Vaksin ini merangsang sistem kekebalan tubuh untuk membentuk zat anti (antibodi) yang berfungsi mengenali dan sekaligus membunuh kuman pneumokokus.

Pada studi klinis, reaksi umum dari imunisasi IPD yang paling banyak dilaporkan adalah demam ringan (>38 derajat Celcius), rewel, mengantuk (drowsiness), tidak bisa tidur, berkurangnya nafsu makan, muntah, diare dan kemerahan (rash) pada kulit. Reaksi ini umum ditimbulkan oleh semua jenis vaksin. Dokter sangat menganjurkan agar setelah melakukan imunisasi (apapun), Anda tidak langsung pulang dan menunggu 15 menit untuk mengetahui apakah ada reaksi vaksin.

Berapa kali imunisasi dIberikan?

Jadwal pemberian vaksin IPD dilakukan 4 kali: Pada usia 2, 4, 6 bulan dan antara usia 12-15 bulan dengan kondisi yang telah dikonsultasikan dengan dokter anak. Jika Anda terlambat melakukan imunisasi, Anda tak perlu mengulangnya dari awal dan bisa langsung melanjutkannya. Seperti kata pepatah, lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali.




Powered by Yahoo! Answers

Apakah memasukkan jari pada vagina dapat membuat hamil?

Q.

A. Kehamilan hanya terjadi bila sperma bertemu sel telur

apa klu lom waktunya datang bln lom bisa keliatan hamil?....?
Q.

A. awal kehamilan hanya bs di liat dgn test kehamilan,,,,,

apa seh penyebab hamil di luar kandungan?
Q. aku pernah terlambat bulan 3 bulan..aq pikir aq hamil, walaupun tidak pernah mengalami gejala mual mual, atau pusing,tp iseng2 aq pakai test pack waktu terlambat 1 bulan.dinyatakan hasil nya negatif, sampai akhir nya 3 bulan aq tidak haid, aq priksa ke dokter kandungan, pas di USG, dinyatakan ada janin usia 4 minggu, tp letak nya tidak didlm rahim, melainkan di luar rahim..dan akhir nya aq dikasih obat dr dokter.1 minggu kemudian aq haid, dan janin itu ga ada lagi..

A. KEHAMILAN ektopik merupakan suatu kehamilan yang berbahaya bagi wanita karena besar kemungkinan terjadinya keadaan yang gawat. Keadaan gawat ini dapat terjadi jika kehamilan ektopik terganggu.

Kehamilan di luar kandungan adalah kehamilan dimana sel telur atau ovum yang telah dibuahi oleh spermatozoon (disebut dengan hamil konsepsi) tidak berada (implantasi) di rongga rahim (endometrium). Berdasarkan tempatnya, kehamilan di luar kandungan terdiri dari beberapa jenis.

Ada kehamilan tuba (95-98%), yakni kehamilan di tuba -- tempat yang paling banyak terjadinya kehamilan di luar kandungan. Berdasarkan implantasi hasil konsepsi, pada tuba terdapat kehamilan pars interstisialis tuba, kehamilan pars isciadika-tuba, kehamilan pars ampularis tuba, dan kehamilan infundibulum tuba. Kandungan di tuba ini mengakibatkan mudah terjadinya pendarahan.

Ada kehamilan leher rahim (servikalis) dan tanduk rahim (kornual). Tempat ini masih salah satu bagian dari rahim, tetapi bukan tempat ideal untuk pertumbuhan bayi. Ada pula kehamilan indung telur (ovarium). Organ ini memproduksi sel telur (ovum). Jumlahnya ada dua, di ujung tuba kanan dan kiri. Ini bukan tempat ideal untuk pertumbuhan bayi.

Ada juga kehamilan jaringan ikat rahim, kehamilan rongga perut (abdomen), dan kehamilan kombinasi -- maksudnya, ada dua kehamilan, satu kehamilan di luar kandungan dan satunya lagi kehamilan dalam rahim secara bersamaan.

Penyebab dan Gejala

Kehamilan di luar kandungan dapat terjadi karena gangguan transpor hasil pembuahan dari tuba ke rongga rahim. Dapat pula sebagai akibat dari kelainan hasil pembuahan itu sendiri yang memang memiliki potensi kehamilan di luar kandungan.

Berdasarkan penyebabnya, kehamilan di luar kandungan dibagi menjadi
(1) gangguan transpor hasil pembuahan, dapat disebabkan oleh radang panggul, alat kontrasepsi dalam rahim, penyempitan tuba, dll.,
(2) kelainan hormonal, dan
(3) penyebab lain yang sampai saat ini masih diperdebatkan, misalnya endometriosis, cacat bawaan, dan kualitas sperma.

Perihal gejala atau tanda-tanda di luar kandungan dibagi dua sbb.;

1. Kehamilan di luar kandungan belum terganggu.
Gejalanya tidak khas. Penderita maupun dokter biasanya tidak mengetahui adanya kelainan dalam kehamilan, sampai terjadinya abortus tuba atau ruptur tuba sehingga timbul pendarahan. Pada umumnya, penderita menunjukkan gejala-gejala kehamilan normal, terlambat haid, mual-mual, muntah dan pusing. Tanda yang sering muncul adalah terlambat haid, pendarahan dan nyeri perut bagian bawah.

2. Kehamilan ektopik terganggu.
Gejalanya, terjadi nyeri perut bagian bawah yang amat sangat secara tiba-tiba disertai dengan pendarahan yang menyebabkan penderita pingsan dan masuk ke dalam syok.

Mengingat besarnya risiko yang dapat terjadi, maka penderita harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Pada umumnya dilakukan operasi laparotomi.




Powered by Yahoo! Answers

Wednesday, January 23, 2013

Apakah memasukkan jari pada vagina dapat membuat hamil?

Q.

A. Kehamilan hanya terjadi bila sperma bertemu sel telur

apa klu lom waktunya datang bln lom bisa keliatan hamil?....?
Q.

A. awal kehamilan hanya bs di liat dgn test kehamilan,,,,,

apa seh penyebab hamil di luar kandungan?
Q. aku pernah terlambat bulan 3 bulan..aq pikir aq hamil, walaupun tidak pernah mengalami gejala mual mual, atau pusing,tp iseng2 aq pakai test pack waktu terlambat 1 bulan.dinyatakan hasil nya negatif, sampai akhir nya 3 bulan aq tidak haid, aq priksa ke dokter kandungan, pas di USG, dinyatakan ada janin usia 4 minggu, tp letak nya tidak didlm rahim, melainkan di luar rahim..dan akhir nya aq dikasih obat dr dokter.1 minggu kemudian aq haid, dan janin itu ga ada lagi..

A. KEHAMILAN ektopik merupakan suatu kehamilan yang berbahaya bagi wanita karena besar kemungkinan terjadinya keadaan yang gawat. Keadaan gawat ini dapat terjadi jika kehamilan ektopik terganggu.

Kehamilan di luar kandungan adalah kehamilan dimana sel telur atau ovum yang telah dibuahi oleh spermatozoon (disebut dengan hamil konsepsi) tidak berada (implantasi) di rongga rahim (endometrium). Berdasarkan tempatnya, kehamilan di luar kandungan terdiri dari beberapa jenis.

Ada kehamilan tuba (95-98%), yakni kehamilan di tuba -- tempat yang paling banyak terjadinya kehamilan di luar kandungan. Berdasarkan implantasi hasil konsepsi, pada tuba terdapat kehamilan pars interstisialis tuba, kehamilan pars isciadika-tuba, kehamilan pars ampularis tuba, dan kehamilan infundibulum tuba. Kandungan di tuba ini mengakibatkan mudah terjadinya pendarahan.

Ada kehamilan leher rahim (servikalis) dan tanduk rahim (kornual). Tempat ini masih salah satu bagian dari rahim, tetapi bukan tempat ideal untuk pertumbuhan bayi. Ada pula kehamilan indung telur (ovarium). Organ ini memproduksi sel telur (ovum). Jumlahnya ada dua, di ujung tuba kanan dan kiri. Ini bukan tempat ideal untuk pertumbuhan bayi.

Ada juga kehamilan jaringan ikat rahim, kehamilan rongga perut (abdomen), dan kehamilan kombinasi -- maksudnya, ada dua kehamilan, satu kehamilan di luar kandungan dan satunya lagi kehamilan dalam rahim secara bersamaan.

Penyebab dan Gejala

Kehamilan di luar kandungan dapat terjadi karena gangguan transpor hasil pembuahan dari tuba ke rongga rahim. Dapat pula sebagai akibat dari kelainan hasil pembuahan itu sendiri yang memang memiliki potensi kehamilan di luar kandungan.

Berdasarkan penyebabnya, kehamilan di luar kandungan dibagi menjadi
(1) gangguan transpor hasil pembuahan, dapat disebabkan oleh radang panggul, alat kontrasepsi dalam rahim, penyempitan tuba, dll.,
(2) kelainan hormonal, dan
(3) penyebab lain yang sampai saat ini masih diperdebatkan, misalnya endometriosis, cacat bawaan, dan kualitas sperma.

Perihal gejala atau tanda-tanda di luar kandungan dibagi dua sbb.;

1. Kehamilan di luar kandungan belum terganggu.
Gejalanya tidak khas. Penderita maupun dokter biasanya tidak mengetahui adanya kelainan dalam kehamilan, sampai terjadinya abortus tuba atau ruptur tuba sehingga timbul pendarahan. Pada umumnya, penderita menunjukkan gejala-gejala kehamilan normal, terlambat haid, mual-mual, muntah dan pusing. Tanda yang sering muncul adalah terlambat haid, pendarahan dan nyeri perut bagian bawah.

2. Kehamilan ektopik terganggu.
Gejalanya, terjadi nyeri perut bagian bawah yang amat sangat secara tiba-tiba disertai dengan pendarahan yang menyebabkan penderita pingsan dan masuk ke dalam syok.

Mengingat besarnya risiko yang dapat terjadi, maka penderita harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Pada umumnya dilakukan operasi laparotomi.




Powered by Yahoo! Answers